Penemuan 39 Jasad Di Truk Banyak Warga Vietnam Menjadi Korban

International News

Penemuan 39 Jasad di Truk Banyak Warga Vietnam Menjadi Korban


Penemuan 39 Mayat Yang Ditemukan di Truk, Korbannya Adalah Warga Vietnam

Penemuan jasad di dalam truk menghebohkan berita dunia pada
hari ini, dalam kasus kali ini di temukan 39 jasad ynag menjadi warga negara
Vietnam.

Di lansir dari media AFP, Sabtu (26/10/2019) ada pengakuan dari beberapa keluarga Vietnam yang khawatir bahwa di dalam 39 jasad yang di temukan adalah keluarga korban, yang kemungkinan membawa paspor China palsu.

Kasus Penemuan 39 Mayat Yang Masih Belum di Ketahui Mayat Berpaspor Negara Apa

Dalam penemuan jasad yang di temukan ada tiga puluh satu pria dan delapan wanita yang di temukan pada kotak lemari pendingin di sebuah truk, yang di temukan pada taman industri di Grays, Timur London yang di duga warga negara china.

Sebuah kelompok Viethome mengatakan telah mendapatkan foto foto dengan 20 orang yang di laporkan hilang dari usia 15-45 dari Vietnam, Viethome sendiri merupakan salah satu grup bagi para imigran yang memang ingin memperbaiki hidup di negara inggris.

Salah satu keluarga berkesaksian bahwa anaknya mendapatkan sebuah tawaran pekerjaan sekitar 2 minggu lalu, anaknya yang bernama Luong akhirnya pergi ke inggris dan merancankan bekerja pada salon kuku.

39 Mayat dari Truk Membuat Heboh Inggris dan Sampai Saat Ini Masih Dalam Penyelidikkan

Nguyen Dinh Gia yang merupakan ibunya juga mengatakan bahwa
anaknya juga sudah tinggal di perancis dan perjalanan menuju inggris akan
memakan biaya mencapai 11.000 poun.

Dan firasat buruk yang dtelah dirasakan oleh Gia akhirnya
terbukti setelah dirinya mendapatkan telfon dari seorang pria yang terduga,
dirinya di kabarkan bahwa anaknya menjadi salah satu korban yang meninggal
dalam kejadian tersebut, dan pria tersebut mengatakan semua yang berada di
dalam truk tersebut meninggal.

Sementara itu ada seorang wanita Vietnam Pham Thi Tra My
yang berusia 26 tahun sempat mengirimkan pesan kepada keluarganya, maafkan aku,
ibu perjalananku ke luar negri gagal. Saya sangat mencintaimu, Aku sekarat dan
tidak dapat bernapas, melalui pesan yang di terima oleh kakak korban Pham Manh
Cuong.


Related posts

Trump Tandatangani Perintah Eksekutif Reformasi Kepolisian AS

Rizki Amrulah

Duterte Siap Disuntik Vaksin Covid-19 Rusia

Melda Ridayana

Gojek Menanggapi Hinaan Bos Taksi Malaysia

Rizki Amrulah

Duterte Tantang AS Kirim Militer ke Laut China Selatan

Melda Ridayana

Geger 59 Orang Tewas Minum Disinfektan Mencegah Corona

Melda Ridayana

Remaja 14 Tahun Kena Peluru Saat Bentrok di Hong Kong

Rizki Amrulah

Leave a Comment